Selasa, 16 April 2013

Sanggar Wonoseni

Komunitas Gunung Sumbing
Sanggar Wonoseni
Dusun Wonoleleo, Desa Bandongan, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang. 
'Ipang' Pangadi
Sanggar Wonoseni dipimpin 'Ipang' Pangadi sanggar ini didirikan tahun 2003 dan telah mengikuti pementasan di berbagai kota dan mulai bergabung dengan Komunitas Lima Gunug sejak Festival Lima Gunung X. Jenis kesenian yang mereka miliki adalah: Madya Pitutur, Topeng Ireng, Gojek Bocah, dan Seto Kencono





Tradisi Padusan (sehari sebelum melalukan puasa), Cuci Rambut dengan Merang
Grasak Bocah akan menghibur para pengungsi Merapi
SANGGAR WONOSENI
Dipimpin oleh Kepala Dusun Wonolelo, Desa Bandongan, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang bernama Pangadi. Lokasi sanggar di bagian rumah tinggal kadus itu, masuk kawasan Gunung Sumbing dengan anggota yang masyarakat setempat umumnya sehari-hari sebagai pekerja, buruh, dan petani.  Kelompok ini oleh Komunitas Lima Gunung dianggap sebagai anak bungsu yang terus bertekun terlibat dalam gerakan kesenian dan kebudayaan secara bersama-sama dalam komunitas maupun aktivitias kebudayaan di dusunnya. Beberapa kesenian mereka antara lain tari topeng ireng, gojek bocah, dan seta kencono. Namun kesenian utama berupa musik tradisional "Madyo Pitutur" dengan syair-syair bernuansa islami.

1 komentar :